Sunday, November 29

Ada Dangdutan di Wisma Atlet, Anji: Nakes Mau Saling Menularkan Virus?

VIVA   – Musisi sekaligus penyanyi Erdian Aji Prihartanto atau akrab disapa Anji, mengunggah video dangdutan dengan diselenggarakan di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, di sejumlah akun sosial medianya.

Bekas vokalis Drive itu mengkritik para-para tenaga kesehatan yang mengadakan dangdutan di saat pandemi virus corona atau COVID-19, masih mengancam daerah ini. Anji, menyayangkan perilaku itu yang tak mengindahkan aturan menggembala jarak di tengah kerumunan.

“DANGDUTAN DI WISMA OLAHRAGAWAN. Saya tahu izin kerumunan telah dikeluarkan. Tapi TETAP BERJARAK. Itu Nakes mau saling menularkan Virus atau bagaimana? ” cuit @ duniamanji dalam Twitter, dikutip VIVA , Minggu 28 Juni 2020.

Anji tidak mempermasalahkan hal tersebut. Asal, pemerintah juga memberikan keadilan untuk para musisi, dengan memberikan kerelaan untuk manggung lagi. Karena tidak sedikit musisi yang juga kematian pekerjaan akibat pandemi ini.

“Oke saja sih seperti itu. Tapi izinkan Musisi manggung lagi seperti tersebut. Kasian ribuan/jutaan Musisi yang kehilangan pekerjaan, ” lanjut Anji pada utasannya.

Video tersebut menampilkan pria-pria berseragam tentara dengan diperkirakan tenaga kesehatan ikut bergoyang bersama banyak orang lain dan berdempetan tanpa mengindahkan aturan membentengi jarak.  

Sementara dalam video kedua yang diunggah oleh Anji, dua artis, lengah satunya Aida Saskia, nampak mendirikan video sambil berjalan di sekitaran Wisma Atlet tanpa menggunakan masker. Mereka turut memperlihatkan situasi Wisma Atlet yang penuh dengan karakter yang hilir mudik.  

Tidak hanya di Twitter, musisi 41 tahun itu turut menyuarakan kekecewaannya di akun Instagram pribadi @ duniamanji .  

“DANGDUTAN DALAM WISMA ATLET. Saya dan ribuan Musisi di Indonesia tidak bisa seperti itu untuk entah berapa lama lagi, demi menjaga Nusantara. BAIK. TERIMA KASIH, ” tulis Anji.  

“Saya tidak menyalahkan dangdutannya. Tidak mengacaukan Artisnya. Justru terima kasih sudah menunjukkan keadaan di sana. Nakes adalah orang-orang yang paling perkara dengan Pasien. Dengan tidak berjarak begitu, apakah memang mau silih menularkan? Kecuali mau joged-joged secara memakai APD. Social Distancing. Hati. Geram. Marah, ” lanjut Anji di Instagram.