Wednesday, September 23

Disebut Forbes Palsukan Kekayaan, Kylie Jenner Ngamuk

VIVA   – Pertama saja Forbes bikin heboh secara mempublikasikan artikel mengenai kekayaan Kylie Jenner yang mereka sebut bukanlah seorang miliarder. Padahal majalah bisnis itu dua kali menobatkan Kylie sebagai miliarder termuda yang mengasaskan usaha dari nol.

Forbes mengupas seluruh kekayaan Kylie dan mengklaim kalau wanita berumur 22 tahun itu memalsukan formulir pajak pendapatan dan berbohong perkara kesuksesan perusahaan miliknya, Kylie Cosmetics.

Baca Selalu: Heboh, Forbes Sebut Kylie Jenner Pembohong dan Bukan Miliarder

Kejadian itu pun bikin adik tiri Kim Kardashian tersebut meradang. Kylie ngamuk dan mengungkapkan kemarahannya menggunakan akun Twitter pribadinya, @kyliejenner.

Apa-apaan ini yang awak temukan saat aku bangun tidur? Aku pikir ini adalah kedudukan yang punya reputasi bagus , ” tulis Kylie dikutip dibanding laman US Weekly , Sabtu, 30 Mei 2020.

Seluruh yang aku lihat adalah bervariasi pernyataan tidak benar dan asumsi yang tidak terbukti. Aku tak pernah meminta titel apa biar atau mencoba membohongi orang buat menjadi seperti sekarang , ” ucap ibu satu anak tersebut.

Kylie Jenner langsung mengutip sebuah kalimat di tulisan Forbes yang berjudul “ Inside Kylie Jenner’s Web of Lies — and Why She’s No Longer a Billionaire ” itu.

“’ Bahkan pajak pendapatan sangat mungkin dipalsukan’. Itukah buktinya? Jadi kalian hanya berpikir mereka dipalsukan? Barang apa sih ini yang aku mengaji? ” tulisnya.

Kylie kemudian mengatakan kalau situasi keuangannya baik-baik saja, tak laksana yang tertulis di artikel Forbes.

Akan tetapi oke, aku telah diberkati bertahun-tahun, aku punya anak perempuan dengan cantik, dan bisnis yang lulus dan aku baik-baik saja , ” ucap adik Kendall Jenner itu.

Aku dapat menyebutkan daftar 100 hal yang lebih penting masa ini daripada menetapkan berapa penuh uang yang aku miliki , ” tutup Kylie Jenner.

Sebagai informasi, Forbes, yang menyebut Kylie sebagai miliarder swadaya termuda dalam dunia pada 2019 dan 2020, menuduh bahwa bintang reality show Keeping Up the Kardashians dan timnya telah berbohong tentang angka pemasaran perusahaan dan memalsukan formulir pajak pendapatan untuk “terlihat lebih kaya” sejak 2016.

Forbes juga memperkirakan kekayaan pribadi Jenner hanya di bawah US$900 juta (Rp13, 2 triliun).

“Usaha Kylie kini lebih mungil dan lebih sedikit menguntungkan secara signifikan, dibandingkan uang yang sudah dihabiskan keluarganya untuk membuat industri kosmetik dan media termasuk Forbes percaya akan hal itu, ” kata mereka.

Kylie diketahui menjual 51 persen bagian Kylie Cosmetics ke Coty secara harga US$600 juta (Rp8, 8 triliun) pada November 2019. Forbes menuduh bahwa penjualan merek kemolekan itu “jauh lebih kecil” dari yang dilaporkan.

“Penghasilan selama periode 12 bulan sebelum kesepakatan: US$177 juta (Rp2, enam triliun) menurut presentasi Coty, jauh lebih rendah dari perkiraan yang diterbitkan pada saat itu, ” klaim Forbes.

“Yang lebih bermasalah, Coty mengatakan bahwa penjualan naik 40 persen dibanding 2018, yang berarti bisnis hanya menghasilkan sekitar US$125 juta (Rp1, 8 triliun) tahun itu, jauh dari US$360 juta (Rp5, 2 triliun) yang membuat Forbes membenarkan pada keluarga Jenner, ” tambah mereka.